Kabargolkar.com - Ketua Delegasi Indonesia untuk Y20 2021, Puteri Anetta Komarudin (Putkom) menjadi perwakilan pemuda Indonesia sebagai Ketua Delegasi Indonesia untuk Y20 2022 di acara Urban 20 Talks bertajuk “Kota, Desa dan Pemuda di Era Digital” yang diadakan oleh Provinsi Jawa Barat, Jumat (25/2/2022).
Acara ini dihadiri Co-Chair Urban 20 (U20) Ridwan Kamil yang juga Gubernur Jawa Barat, serta Anies Baswedan yang juga Co-Chair U20. Seperti diberitakan, U20 merupakan bagian dari engagement groups KTT G20 bagi para pemimpin daerah di kota-kota negara G20.
Sebagai pembicara di U20 Talks, Putkom menyuarakan urgensi untuk menyelaraskan kepentingan pemuda di kota dan desa.
"Pemuda yang tinggal di perkotaan dan pedesaan memang memiliki kebutuhan yang berbeda tetapi bukan berarti penanganannya harus dilakukan terpisah," tulisnya melalui akun media sosial resminya, dikutip Sabtu (26/2/2022).
Anggota Komisi XI DPR RI ini menambahkan, keduanya memiliki keterkaitan dan interaksi, baik dari segi ekonomi maupun mobilitas yang saling mempengaruhi.
"Justru, kita perlu mengutamakan integrasi dan meningkatkan interaksi antara kedua sisi ini," sambungnya.
Pada keynote speech U20 Talks, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua I Bidang Sherpa Track di Presidensi G20 Indonesia, Airlangga Hartarto juga menitikberatkan peran pemuda untuk dorong kemajuan ekonomi digital Indonesia.
Airlangga menyampaikan, dalam 15 tahun ke depan, Indonesia butuh 600.000 orang talenta digital per tahun atau total 9 juta orang.
"Untuk itu, pemerintah pusat melakukan kegiatan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di kota dan desa agar adaptif terhadap kebutuhan. Pemprov Jabar dan DKI juga diharapkan untuk mempersiapkan ekosistem digitalisasi untuk dorong pemuda bekerja di sektor digital," ungkap Airlangga.
Bambang Brodjonegoro selaku Lead Co-Chair T20 turut menyampaikan pada forum tersebut atas urgensi pemanfaatan teknologi digital untuk membantu kesejahteraan masyarakat secara inklusif.
"Kuncinya bukan pada ketersediaan teknologi, tetapi pada skill manusia Indonesia terutama kalangan milenial yang memang sudah sangat adaptif dalam pemakaian teknologi digital," tandasnya.