Politik Nasional Politik Daerah Politik Parlemen Politik Luar Negeri Trending Topic Opini Politikus
Share :
Terkait Pernyataan Presiden Jokowi untuk Disiplinkan WAG TNI-Polri, Ini Penjelasan Bobby Rizaldi
  Administrator   03 Maret 2022
Credit Photo / Liputan 6

Kabargolkar.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi memiliki pandangan logis, terkait pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta grup WhatsApp Grup (WAG) di kalangan TNI-Polri didisiplinkan.

Anggota Komisi I DPR RI ini merasa sepakat dengan permintaan Presiden Jokowi terkait hal tersebut.

Ia mengatakan, TNI dan Polri merupakan lembaga negara yang sifatnya satu komando dengan pimpinan tertinggi.

Bobby menilai, penegakan disiplin prajurit perlu ditingkatkan kepatuhannya dalam mengamankan kebijakan-kebijakan negara.

"Setuju karena militer TNI dan polisi adalah hard power atau lembaga koersif, memiliki senjata, sifatnya satu komando atau disiplin tegak lurus dengan pimpinan tertinggi dalam hal mengamankan kebijakan negara," kata Bobby saat dihubungi wartawan, Rabu (2/3/2022).

Bobby mengungkapkan, saat ini penegakan disiplin prajurit di tataran pimpinan TNI dan Polri sudah baik.

Hanya, kata dia, perlu ditingkatkan kepatuhannya untuk mengamankan kebijakan negara.

"Saat ini dengan pimpinan-pimpinan TNI dan Polri sudah sangat baik dalam hal penegakan disiplin prajurit. Mungkin seperti yang disampaikan Bapak Presiden, perlu ditingkatkan kepatuhan untuk mengamankan kebijakan-kebijakan negara yang sudah diputuskan dan memiliki legitimasi," pintanya.

Lebih lanjut, kata Bobby, kebijakan negara yang telah diputuskan tersebut tak perlu menjadi polemik di internal TNI dan Polri.

"Tidak perlu dipolemikkan walaupun dalam internal organisasinya. Hal ini agar jangan ada keraguan dalam kegiatan sehari-harinya yang relevan dengan kebijakan tersebut," tegasnya.

"Karena sifatnya memegang senjata, tidak boleh ada keraguan," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi meminta agar WAG di kalangan TNI-Polri didisiplinkan. Jokowi mengungkapkan dia membaca percakapan dalam WAG TNI-Polri.

"Juga hal-hal kecil tapi harus mulai didisiplinkan di WA group. Saya melihat (percakapan) di WA group (TNI-Polri), karena di kalangan sendiri, (dianggap) boleh, hati-hati," kata Jokowi.

Hal itu disampaikan Jokowi kepada jajaran TNI-Polri dalam rapat pimpinan (rapim) TNI-Polri 2022 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur (Jaktim), Selasa (1/3/2022). Rapim TNI Polri 2022 mengusung tema 'TNI-Polri Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional dan Reformasi Struktural'.

Jokowi mewanti-wanti jika percakapan di WAG yang tak seturut disiplin TNI-Polri dibiarkan terus-menerus. Dia mencontohkan salah satu percakapan yang dimaksud adalah soal penolakan IKN.

"Kalau seperti itu diperbolehkan dan diteruskan, hati-hati. Misalnya berbicara mengenai IKN (ibu kota negara), 'nggak setuju, IKN apa'. (Kepindahan IKN) itu sudah diputuskan oleh pemerintah dan sudah disetujui oleh DPR," kata Jokowi.

Wacana Online adalah media resmi. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us
©2022 Wacana Online. All Rights Reserved.