Kabargolkar.com - Anggota DPR RI Fraksi Golkar M. Sarmuji merasa geram atas temuan penimbunan minyak goreng satu juta liter di Deli Serdang.
Anggota Komisi XI DPR ini mengecam pihak yang sengaja menimbun satu juta liter minyak goreng itu.
"Temuan satu juta liter minyak di Deli Serdang benar-benar memilukan di saat rakyat kesulitan menemukan minyak goreng dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah. Tindakan tersebut sama sekali tidak dapat dibenarkan," kata Sarmuji dalam keterangan persnya, Senin (21/2/2022).
Ketua DPD Golkar Jawa Timur (Jatim) ini lantas mendorong pemerintah untuk memberikan sanksi tegas kepada penimbun.
"Jika motifnya menimbun maka pemilik harus dihukum agar kejadian tersebut tidak terulang. Jangan sampai di lain waktu hanya untuk meraih keuntungan besar dia mengorbankan kepentingan orang banyak," pinta Sarmuji.
Sarmuji mengungkapkan, tindakan tegas perlu segera dilakukan agar kasus penimbunan minyak goreng tak terjadi dilain tempat.
Sarmuji juga menekankan bahwa menimbun, disamping membahayakan secara ekonomi, juga membahayakan secara sosial.
"Menimbun dapat menimbulkan distorsi harga di pasaran akibat suplai barang tersendat. Yang lebih berbahaya, menimbun juga dapat menimbulkan kerawanan sosial akibat kelangkaan barang yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat," tegas Sarmuji.
Lebih lanjut, Sarmuji pun mengingatkan agar para pihak berhati-hati jika menyangkut kebutuhan emak-emak.
"Minyak goreng ini urusan dapur, urusan yang banyak menyangkut emak-emak. Jika emak marah, bapak juga ikut pusing. Bisa menimbulkan frustasi secara sosial," tutup Sarmuji.