/> "Jadi sangat berbeda ketika Ibu Megawati sebagai seorang ketum, dan Ibu Megawati sebagai ibu. Berbeda sekali. Kalau urusan sebagai Ketum atau untuk bangsa dan negara itu saklek. Kita sering berdiskusi bahkan sering berdebat," urainya.
Bahkan kepada Puan, Megawati selalu meminta agar ia bekerja dengan baik untuk PDIP. Oleh karena itu, ia selalu berupaya bekerja sebaik mungkin saat mendapat amanah dari partai.
"Dan saya merasa tidak ada privilese untuk saya, karena saya selalu diminta untuk bekerja, turun ke bawah, yang sabar, yang kuat dalam menghadapi tantangan. Itu saya jalani. Jadi kalau dibilang semuanya itu karpet merah, itu nggak ada," tegas Puan.
Cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut memastikan, Megawati akan memilih kader terbaik PDIP untuk Pilpres 2024. Meski begitu, Puan mengaku belum mengetahui siapa yang akan dipilih Megawati.
"Jadi yang akan dipilih Ibu Ketum itu karena seorang kader yang memang dipilih karena punya kompetensi dan kapabilitas. Dan saya sendiri bahkan belum tahu siapa yang akan dipilih," kata peraih 2 gelar Doktor Honoris Causa itu.
Megawati sempat diperkirakan akan mengumumkan kader yang dipilihnya maju sebagai capres di peringatan HUT ke-50 PDIP beberapa hari lalu. Namun ternyata, Presiden RI ke-5 itu belum memberi pengumuman.
"Saya meyakini apa yang nantinya disebutkan oleh Ibu Mega pasti itu yang terbaik untuk nusa bangsa dan PDIP. Tapi kan kemarin belum, tunggu dulu, sabar dulu. Kita tunggu," ujar Puan.
Dalam pidatonya, Megawati banyak menyebut mengenai kepemimpinan perempuan. Beberapa pihak sempat mengira Puan yang akan disebut Megawati sebagai capres yang dipilihnya maju dari PDIP.
"Tadinya udah deg-degan aduh siapa ni yang mau disebut, kok nyebut perempuan terus. Ternyata nggak ada yang disebut. Sama-sama kepo lah," ucap Puan.
"Saya juga nggak tahu apa yang nantinya diputuskan oleh Ibu Mega. Tidak semuanya saya tahu. Kemarin disampaikan 1 Juni akan diadakan lagi pertemuan PDIP, apakah nanti tanggal 1 Juni? (akan diumumkan capres PDIP), ya nggak tahu juga," tambahnya.
Puan meminta masyarakat untuk bersabar menunggu keputusan Megawati soal capres dari PDIP. Ia memastikan pilihan Megawati pasti yang terbaik.
"Dan Bu Mega itu betul-betul sangat menggunakan rasionalitas dalam memilih kader-kadernya untuk menjadi pemimpin. Bukan hanya pemimpin nasional tapi juga di daerah dan tempat-tempat lainnya," kata Puan menutup.