Juga disebutkan dia, ASN Boyolali ditarik iuran untuk pemenangan. Jika tidak mau akan dipindah yang jauh dari tempat tinggalnya.
Dikemukakan pula, dalam rekrutmen P3K dari Pemdes mendapat rekomendasi dari orang partai. Sehingga harus setor uang ke partai.
Bupati Boyolali, Mohammad Said Hidayat, di konfirmasi membantah bahwa dirinya mengarahkan ASN untuk memilih calon presiden dan partai politik tertentu.
"Pertanyaannya, pernah mendengar saya memerintahkan seperti itu? Pernah mendengar? Semua pernah mendengarkan? Ya sudah jawabannya itu. Artinya bupati tidak pernah memerintahkan untuk itu (mengarahkan ASN untuk memilih calon dan partai tertentu)," kata Bupati Boyolali, M. Said Hidayat, kepada para wartawan ditemui di acara pengundian hadiah tabungan BPR BKK Boyolali di gedung Cendana, Rabu (15/11/2023).
Pihaknya mengajak menyukseskan Pemilu 2024 dengan cara-cara yang baik. Pemilu harus didukung karena untuk memilih pemimpin yang terbaik di negeri ini.