Wacanaonline.com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan meskipun Wali Kota Medan Bobby Nasution pernah tercatat sebagai kader PDIP, namun komunikasi yang terjalin dengan partai beringin ini sudah cukup intens.
"Sebelum beliau juga dicabut, ditarik KTA-nya (oleh PDIP), kami juga sudah berkomunikasi dan sudah menetapkan beliau, (sebagai) bakal calon gubernur atau bakal calon wali kota di Sumatera Utara atau Medan," kata Doli di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa malam (21/11/2023).
Bahkan Doli mengingatkan kembali ketika Golkar menjadi pengusung Bobby untuk maju di pemilihan wali kota Medan di 2019.
"Saya waktu itu sebagai pejabat Ketua Golkar Provinsi Sumut, justru yang pertama kali mengundang Pak Bobby. Dan kami juga yang menyematkan baju kuning pada saat itu, pakai baju Golkar," ujarnya.
Meski begitu, Golkar akan menyerahkan keputusan untuk bergabung dengan Partai Golkar atau tidak kepada menantu Presiden Joko Widodo itu.
"Tergantung Pak Bobby. Kalau soal keanggotaan partai sama (seperti) dulu, kalau ditanya soal Pak Gibran, Golkar ini partai yang terbuka," tutur Doli.
"Siapa saja yang merasa bahwa visinya sama, kemudian nilai-nilai yang ingin dia bangun, di tempatnya itu sama dengan Partai Golkar, kami dengan senang hati terbuka," sambungnya.
Oleh karena itu, tambah Doli, tentu Golkar akan begitu terbuka jika Bobby ingin bergabung ke partai beringin ini.