kabargolkar.com, BATOLA - Partai Golkar kabupaten Batola menggelar Rapat pleno diperluas, bertempat di Aula Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Batola Selasa (22/2/2022).
Hadir dalam rapat tersebut seluruh pengurus pleno, pengurus kecamatan dan desa, organisasi yang terdiri dari SOKSI, Kosgoro, AMPI, AMPG dan MKGR.
Rapat pleno diperluas membahas tentang penugasan fungsionaris, penyusunan fungsionaris ditingkat provinsi, kabupaten kota dan daftar fungsionaris partai Golkar tingkat kabupaten kota.
Ketua Golkar Batola H.Rahmadian Noor dalam sambutanya mengatakan, Partai Golkar Kabupaten Barito Kuala saat ini adalah sebagai partai Politik yang menjadi pemenang pada kontestan baik itu pada pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah, tentunya agenda agenda politik yang akan dihadapi adalah sesuatu yang sangat penting.
Apalagi agenda nasional seperti Pilkada serentak yang sebagaimana kita ketahui bersama mengalami penyesuaian jadwal, dimana semestinya pada tahun 2022 dilaksanakan pilkada dikabupaten Barito Kuala. Tetapi oleh karena amanat undang undang pilkada yang mengamanahkan pilkada serentak secara nasional dilaksanakan pada tahun 2024 maka jadwal tersebut menyesuaikan.
“Oleh karenanya menjadi perhatian khusus bagi partai Golkar untuk memantapkan dan menyiapkan sebaik mungkin baik itu alat perangkat kepengurusan sampai ke desa. Terlebih lagi yang menjadi kepengurusan organisasi baik yang mendirikan ataupun yang didirikan, sayap, dan seluruh kader partai Golkar tentu harus mempersiapkan diri untuk menghadapi agenda politik yang akan datang,” paparnya.
Usai melaksanakan Rapat Rahmadian Noor menjelaskan bahwa agenda rapat pleno partai Golkar kali ini membahas persiapan menghadapi pemilihan legislatif tahun 2024 yang akan datang, salah satu yang akan kami persiapkan adalah para calon calon legislatif yang akan bertarung dan saat ini kami sedang mempersiapkan nama nama tersebut. Karena sesuai aturan organisasi di partai berlambang pohon beringin ini akan mempersiapkan 200 persen nama.
Artinya kalau 100 persen itu 35 sesuai kursi yang ada di DPRD berarti kami harus menyiapkan 70 nama, yang mana 30 persennya untuk perempuan.
Sehingga untuk organisasi yang terkait dengan Golkar mulai dari organisasi yang mendirikan Golkar seperti MKGR, KOSGORO dan SOKSI, kemudian sayap Golkar seperti KPPG dan AMPG dan juga organisasi yang didirikan Golkar seperti AMPI, Al-Hidayah, MDI serta ulama kami minta memberikan masukan nama nama yang nanti akan menjalani tahapan seleksi untuk caleg yang akan bertarung di Pileg tahun 2204 akan datang.
Tentunya Rahmadi berharap caleg caleg tersebut mempunyai kualitas dan potensi yang baik, tingkat terpilihnya tinggi sehingga apa yang menjadi harapan partai Golkar Batola akan terealisasi.
“Sedangkan untuk target partai Golkar di pileg tahun 2024 nanti, saat ini partai Golkar di DPRD ada 16 kursi dan di provinsi 2 kursi. Paling tidak bisa bertahan diangka 16 untuk DPRD dan angka 2 untuk DPR provinsi. Namun begitu kami akan terus berusaha dan berupaya semaksimal mungkin untuk bisa menambah perolehan suara di pileg 2024 yang akan datang,” ucapnya.