Kabargolkar.com - Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan Taufan Pawe yakin partai beringin rindang mampu mempertahankan kemenangan pemilu legislatif 2024 di Sulsel.
Hal itu disampaikan menanggapi hasil survei Polmark Indonesia yang beredar.
Golkar Sulsel menempati posisi teratas dengan angka 20,7 persen.
Bahkan Golkar jauh meninggalkan Nasdem 8,5 persen, Gerindra 8,4 persen.
Padahal dalam pemilu 2019 lalu, Golkar yang meriah 13 kursi hanya terpaut satu kursi dengan Nasdem 12 kursi, dan Gerindra 11 kursi.
"InsyaAllah saya tetap yakin bisa membawa partai Golkar sebagai partai yang diterima dan dicintai masyarakat Sulsel dengan hadirnya Golkar baru untuk Sulsel," kata TP saat dihubungi Minggu (6/3/2022).
TP mengatakan, Golkar Sulsel dengan paradigma barunya bertransformasi menjadi partai terbuka, modern, dan berintegritas.
Kader kini telah diposisikan menjadi pemilik Partai Golkar. Tak ada lagi eksploitasi kader.
"Golkar saat ini, kader mau nyaleg, mau jadi bupati wakil bupati, mau jadi ketua DPRD, percayalah komitmen saya, tidak ada lagi bayar-bayaran," kata TP.
"Saya sampaikan. Jangan sekali-kali ada yang berprilaku yang membuat kita hina. Taufan Pawe tidak mau hina memimpin Golkar. Saya tidak ingin ada cerita-cerita hina. Justru saya ingin kader bangga atas kepemimpinan saya," ujar TP.
Ketua Ormas MKGR Sulsel ini menjelaskan, Golkar Sulsel tidak mengenal lagi transaksi 'di bawah' meja untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok.
Cost politik hanya diperuntukkan untuk membesarkan partai dan mesin politik bekerja.
Sehingga keuangan Golkar kini terbuka dan transparan.
"Golkar Sulsel kini terbuka. Makanya kita buka rekening khusus bernama Peduli Kader. Kalau ada kader berlebih kita salurkan disitu. Baru kita audit. Kita ingin kader merasa nyaman dan bangga dengan Golkarnya," bebernya.
Sejauh ini Golkar masih tercatat memiliki kepala daerah terbanyak di Sulsel.
Sebelumnya diberitakan, Partai Golkar berpeluang mempertahankan dominasi di Sulawesi Selatan pada pemilu 2024 mendatang.
Dalam hasil survei Polmark Indonesia yang diterima wartawan Sabtu (5/3/2022), Golkar masih menempati posisi pertama.
Angka agregasi elektabilitasnya mencapai 20,7 persen dari tiga dapil Sulsel.
Hasil itu dipresentasikan CEO Polmark Indonesia Eep Saefullah Fatah dalam kegiatan Workshop Political Marketing PPP Sulsel di Hotel Claro Sabtu (26/2/2022) lalu. (tribunnews.com)