Kabargolkar.com - Anggota DPR RI asal Fraksi Golkar, Mukhamad Misbakhun mengatakan, langkah pemerintah yang telah mengalokasikan anggaran Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) sebesar Rp 455,62 triliun untuk tahun 2022 sudah tepat.
Terlebih, kata anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini, sebagian anggaran PC-PEN itu diprioritaskan untuk sektor UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).
"Pemerintah akan meningkatkan besaran kredit UMKM menjadi Rp 10 miliar, restrukturisasi kredit UMKM yang terdampak Covid-19, serta relaksasi kebijakan dan penambahan plafon KUR," kata Misbakhun dikutip SOKSINEWS.COM dari akun Instagram pribadinya @mmisbakhun, Kamis (17/3/2022).
Anggota Komisi IV DPR ini berpandangan, penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat) hingga tanggal 28 Februari 2022, telah tersalur berjumlah Rp55,06 triliun.
"Sebanyak 14,75 persen dari target tahun 2022 yang sebesar Rp373,17 triliun. Jumlah tersebut telah diberikan kepada 1,26 juta debitur," ujarnya.
Pria yang gemar bersepeda ini mengungkapkan, porsi penyaluran KUR terbesar di tahun 2022 ini, disalurkan pada sektor perdagangan sebanyak 44,8 persen, disusul sektor pertanian sebanyak 30,5 persen, dan sektor jasa sebanyak 13,7 persen.
"Pemerintah juga telah memperpanjang waktu untuk memberikan tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3 persen dari sebelumnya akhir Juni 2022 menjadi akhir Desember 2022," ungkapnya.
Lebih lanjut, Misbakhun berharap kebijakan pemerintah dimasa pandemi Covid-19 ini, terus berpihak pada UMKM.
"Apalagi pandemi covid-19 yang masih belum diketahui kapan berakhirnya ini telah memberikan tekanan pada perekonomian," ucapnya.
"Sektor UMKM inilah yang selama ini telah menjadi tulang punggung ekonomi negeri dan membantu pembangunan nasional. Karena itu, Pemerintah bukan hanya memprioritas kebijakan yang berpihak pada UMKM, tetapi juga harus memperkuat pengawasan agar kebijakan bisa tepat sasaran dan pemulihan ekonomi nasional dapat dirasakan di tengah masyarakat," tutupnya.