Politik Nasional Politik Daerah Politik Parlemen Politik Luar Negeri Trending Topic Opini Politikus
Share :
5 Fakta Terjadinya Kecelakaan di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
  Han   26 Desember 2022
Gredit Photo/ finance.detik.com
berlangsung di sekitaran area kecelakaan kereta anjlok.

"Kegiatan yang diberhentikan sementara merupakan kegiatan yang berlangsung pada ruas jalur terdampak, sementara kegiatan pembangunan di lokasi lain akan tetap dilanjutkan sesuai dengan rencana," ungkap Adita.

Adita mengungkapkan pemberhentian sementara pembangunan proyek tersebut untuk keperluan evakuasi. "Proyek pembangunan KCJB di ruas jalur terdampak insiden akan diberhentikan sementara untuk keperluan evakuasi sarana yang terlibat," tambahnya

Lebih lanjut, Adita menuturkan apabila proses evakuasi sarana telah selesai, proyek pembangunan di jalur tersebut akan dilaksanakan kembali.

4. KCIC Janji Evaluasi SOP

Rahadian Ratry menyatakan dengan kejadian kecelakaan kereta kerja ini pihaknya berjanji melakukan evaluasi menyeluruh pada standar prosedur kerja, khususnya pada pengerjaan pemasangan rel.

"KCIC akan melakukan evaluasi menyeluruh atas SOP pemasangan rel, dan SOP Pekerjaan lainnya, serta memastikan segenap pekerjaan yang dilakukan kontraktor KCJB mengimplementasikan aspek Safety, Security, Health and Environment (SSHE) pada setiap aktivitas kerja," kata Rahadian Ratry.

Dia menyebutkan saat ini pembangunan stasiun dan pemasangan subsistem perkeretaapian di area Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah kembali dilanjutkan sesuai prosedur dan jadwal yang telah ditetapkan.

Pihaknya juga akan melakukan investigasi mendalam soal kejadian ini dengan bekerja sama dengan pihak yang berwenang.

"PT KCIC melakukan koordinasi bersama dengan pihak terkait untuk menangani kejadian ini. PT KCIC mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan pihak berwenang," pungkas Rahadian Ratry.

5. Ada Korban Jiwa

Dari laporan terakhir KCIC, ada setidaknya 6 orang korban dalam insiden ini. Dari 6 orang, 2 di antaranya meninggal dunia.

Rincinya, Dirut KCIC Dwiyana Slamet Riyadi memaparkan ada 2 orang yang meninggal dunia, 2 orang lagi luka sedang atau berat, dan 2 orang sisanya mengalami luka ringan. Untuk korban luka saat dirawat di RS Santosa Bandung, sedangkan korban luka ringan sudah diperbolehkan untuk pulang.

"Semuanya merupakan teknisi dari kontraktor Sinohydro dan berwarga negara Tiongkok (China). Kami memastikan bahwa korban akan mendapatkan perawatan insentif," ungkap Dwiyana dalam unggahan video di Instagram resmi @keretcepat_id.

"Kami mengucapkan belasungkawa dan duka yang sedalam-dalamnya untuk keluarga korban meninggal dunia," lanjutnya.

Wacana Online adalah media resmi. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us
©2022 Wacana Online. All Rights Reserved.