Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters tentang penemuan dokumen rahasia tersebut. Senator Mark Warner, yang merupakan ketua Komite Intelijen Demokrat, telah meminta pengarahan tentang penemuan dokumen Biden.
Seorang juru bicara Senator Marco Rubio, yang merupakan wakil ketua komite dari Partai Republik, mengatakan, Rubio dan Warner telah menulis surat kepada Direktur Intelijen Nasional Avril Haines untuk meminta akses ke dokumen rahasia tersebut.
Kedua senator itu juga meminta penilaian komunitas intelijen dan pengarahan tentang penyimpanan dokumen rahasia Biden serta dokumen yang disimpan mantan presiden Donald Trump.
Sebelumnya, pengacara Biden menemukan sejumlah catatan rahasia di dalam kantor Penn Biden Center. Pengacara Biden telah memberikan pemberitahuan kepada Arsip Nasional AS tentang penemuan itu dan menyerahkan dokumen tersebut. Pengacara Biden mengatakan, mereka bekerja sama dengan Arsip Nasional dan Departemen Kehakiman.
Penn Biden Center adalah sebuah lembaga yang dibentuk oleh Biden. Dia secara berkala menggunakan ruang kantor di lembaga think tank tersebut dari pertengahan 2017 hingga awal kampanye presiden 2020. Biden adalah wakil presiden di bawah mantan Presiden Barack Obama dari 2009 hingga 2017.