Politik Nasional Politik Daerah Politik Parlemen Politik Luar Negeri Trending Topic Opini Politikus
Share :
Ikuti Fit and Proper Test DK OJK, Golkar Mempertanyakan Posisi Mahendra Siregar Saat Ini Sebagai Wamenlu
  Administrator   07 April 2022
Credit Photo / Detik

Kabargolkar.com -  Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menguji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) Mahendra Siregar selaku Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), yang mengikuti proses seleksi Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) periode 2022 - 2027.

Diketahui, Mahendra Siregar adalah salah satu calon Ketua OJK pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI DPR RI.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar itu  mempertanyakan keputusan Mahendra yang saat ini masih berstatus deputi Menteri Luar Negeri, justru mengikuti proses seleksi DK OJK untuk periode lima tahun ke depan.

"Bapak ini kan anggota kabinet, saya ingin tahu, karena kalau bapak terpilih ini memiliki implikasi ketatanegaraan. Bapak harus mundur. Kalau tidak terpilih, apakah bapak masih tetap menjabat sebagai wamen," kata Misbakhun di dalam ruang rapat Komisi XI DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/4/2022).

"Bapak ini pejabat yang dipilih langsung oleh Presiden, diumumkan kepada seluruh rakyat Indonesia. Ketika menulis mengajukan diri, apakah bapak sudah izin ke presiden baik lisan atau tertulis. Kedua, kepada menteri yang menjadi bagian kabinet bapak?," tanya Misbakhun.

Legislator Golkar asal Dapil Probolinggo dan Pasuruan ini juga meminta Mahendra menjelaskan secara rinci alasannya mengikuti proses seleksi DK OJK.

Menurutnya, hal ini bisa berimplikasi terhadap aturan ketatanegaraan yang berlaku.

"Kalau ada izin tertulis itu seperti apa, ada izin verbalnya, saya ingin tau pembicaraan bapak seperti apa, sehingga publik terjelaskan. Karena bapak apa? Karena ketika bapak memilih mengajukan untuk menjadi ketua komisioner OJK, jabatan yang ditunjuk presiden itu sudah tidak penting lagi dalam posisi saat ini," tegas Misbakhun.

Lantas, apa jawaban Mahendra Siregar? Mengutip laman bisnis.com 06 April 2022, apakah benar jabatan yang diembannya saat ini tidak penting?

Di depan para anggota komisi keuangan, Mahendra tidak menjawab secara spesifik pertanyaan tersebut. Namun saat ditemui awak media usai melakukan fit and proper test, Mahendra akhirnya buka suara.

"Saya rasa tidak demikian (anggapan jabatan wakil menteri luar negeri tidak penting)," kata Mahendra di gedung parlemen.

Mahendra menegaskan, jabatan wakil menteri luar negeri dan ketua OJK sama-sama penting dan terhormat. "Ini penting, amanah, baik dalam pemerintahan apabila saya terpilih," tegas Mahendra.

Mahendra pun tidak menjawab secara spesifik langkah apa yang akan ia lakukan jika tak terpilih sebagai Ketua OJK. Namun yang jelas, ia memastikan tidak akan mengambil posisi lain jika terpental dari seleksi bos OJK.

"Karena saya melamarnya atau sampaikan aplikasi hanya sebagai ketua. Kita lihat dulu deh, saya enggak mau jawab terlalu gegabah," tutupnya.

Wacana Online adalah media resmi. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us
©2022 Wacana Online. All Rights Reserved.