Politik Nasional Politik Daerah Politik Parlemen Politik Luar Negeri Trending Topic Opini Politikus
Share :
Melalui Gernas BBI, Kemenperin Pacu Kemampuan IKM Tembus Pasar Ekspor
  Administrator   12 April 2022
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Photo: Dok. Kemenperin.go.id)
kami dapat distributor dengan harga lebih bagus untuk memasarkan produk dengan kemasan premium untuk masuk ke pasar modern,” ujarnya.Selama ini, Rafin’s Snack banyak dipasarkan melalui toko jajanan dan oleh-oleh di tujuh kota besarmelalui reseller dan toko online. Produk ini juga telah rutin dikirimkan ke Mesir sejak akhir 2021.

“Konsumen Mesir sangat menyukai keripik talas, singkong, dan kulit ikan karena mereka kurang familiar dengan talas dan singkong. Kami kirim biasanya 600kg per minggu, dan sampai sekarang ada permintaan tambahan pengiriman, namun kami baru sanggupi maksimal dua kontainer per bulan,” papar Ravie.

Rafin’s Snack juga berencana menjajaki pasar Jepang dan Singapura setelah sukses ekspor ke Mesir. “Di Jepang agak lebih detil persyaratannya, terutama soal teknik penggorengan. Karenanya, kami sedang cari strategi agar bisa memenuhi ini,” tandasnya.

Ravie pun mengungkapkan, tahun ini timnya menargetkan perluasan pasar dan memproduksi ragam rasa baru dalam produknya. Tim Rafin’s Snack akan mengikuti rangkaian pendampingan intensif dari Kementerian Perindustrian untuk meningkatkan kapasitas bisnis mereka sehingga target ekspor dapat tercapai.

Merambah pasar ekspor

Dirjen IKMA menambakan, pihaknya akan terus memacu perluasan pasar IKM melalui marketplace. Tujuannya antara lain untuk maksimalkan produk IKM semakin merambah ke pasar ekspor.

“Mulai April ini, sebanyak 30 IKM terpilih hasil kurasi Gernas BBI 2022 #LagawiFest akan menjalani coaching one-on-one dalam hal optimalisasi e-commerce dan pengembangan manajemen bisnis, serta mendapatkan pendampingan teknis pengembangan produk hingga bulan Juni nanti,” kata Reni. Mereka yang dilatih akanmendapat materiberupa literasi digital, pengembangan kualitas kemasan, kekayaan intelektual, standardisasi dan sertifikasi kualitas produk, serta restrukturisasi mesin.

“IKM pilihan ini akan dievaluasi dan dinilai oleh kurator dari segi kenaikan transaksi dan omsetnya, perbaikan pengelolaan manajemen, serta kualitas produknya,” ujarnya.

Menurut Reni, pada masa harvesting nanti, lima IKM terpilih yang berhasil meningkatkan transaksi penjualan dan omzetnya, akan didampingi dalam hal promosi produk, fasilitasi digital marketingdan katalog produk, pameran, pelatihan SiApik dan Yokke, serta berkesempatan ikut serta dalam BBI Award.

“Kelima IKM champion tersebut akan mendapatkan insentif pendampingan teknologi 4.0 dan pembiayaan ekspor dari top brands. Akan ada pendampingan lain juga bagi IKM lain yang lolos kurasi e-Smart IKM BBI tahun ini,” imbuhnya.

Dengan demikian, Reni berharap target e-Smart IKM tahun 2022 berupa pendampingan literasi digital kepada 3.000 IKM dan menghasilkan 800 IKM on boarding sebagai bagian dari Gernas BBI bisa terwujud.

Wacana Online adalah media resmi. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us
©2022 Wacana Online. All Rights Reserved.