Wacanaonline.com - Perang saling sindir Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Depok semakin sengit terkait baliho Kaesang sebagai Wali Kota Depok 2024. PDIP menilai PSI mencari jalan pintas untuk menaikkan peroleh suara di Depok. Sementara PSI mengaku siap mental menghadapi bully yang dilontarkan banyak pihak, termasuk PDIP.
Fenomena Kaesang di Depok ini juga disoroti tokoh di pusat. Belum lama, Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan sinyal respons dukungan terhadap putra bungsu Presiden Joko Widodo itu.
Menanggapi fenomena Kaesang di Depok, Ketua Harian DPP Ganjar Pranowo (GP) Center, Thomas Djunianto mengatakan, hal ini sangat bagus untuk warna baru dalam kontestasi pileg dan Pilkada Depok pada 2024. Dia melihat saat ini terjadi realitas politik unik karena PSI dan PDIP saling berbalas konten di sosial media.
"Setahu yang saya pernah liat, antara Sekretaris DPC PDIP Depok dengan PSI, kontennya saling adu argumentasi dan bukan pepesan kosong. Menurut saya itu bagus, ada dasarnya, bukan sekedar jokes tidak berisi," katanya, Kamis (8/6).